17 Tahun ATPUSI: Menguatkan Peran, Menginspirasi Perubahan

 


Tanggal 28 Mei 2026 menjadi penanda penting perjalanan Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI). Di usia yang ke-17 tahun, ATPUSI tidak hanya merayakan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga merefleksikan perjalanan panjang dalam menguatkan profesi tenaga perpustakaan sekolah dan mendorong perubahan bagi dunia pendidikan Indonesia.

ATPUSI lahir pada 28 Mei 2009 di Jakarta melalui Konvensi dan Seminar Nasional Tenaga Perpustakaan Sekolah yang dihadiri oleh 137 tenaga perpustakaan sekolah dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran ATPUSI menjadi jawaban atas kebutuhan akan wadah profesional yang dapat memperjuangkan kompetensi, pengembangan karier, dan penguatan peran tenaga perpustakaan sekolah dalam sistem pendidikan nasional.

Pada masa itu, kondisi perpustakaan sekolah di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Jumlah sekolah yang memiliki perpustakaan masih terbatas dan sebagian besar pengelolanya belum memiliki latar belakang pendidikan perpustakaan. ATPUSI hadir dengan visi yang sederhana namun sangat mendasar, yaitu “Mewujudkan tenaga perpustakaan sekolah Indonesia yang profesional.”

Tujuh belas tahun kemudian, perjalanan tersebut telah menghasilkan berbagai capaian. ATPUSI berkembang menjadi organisasi profesi yang memiliki kepengurusan di berbagai daerah dan ribuan anggota aktif. Berbagai program peningkatan kompetensi, seminar, webinar, workshop, konferensi, advokasi profesi, hingga jejaring internasional telah menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas tenaga perpustakaan sekolah Indonesia.

Namun, refleksi 17 tahun ATPUSI tidak semata-mata tentang jumlah kegiatan atau pertumbuhan organisasi. Yang lebih penting adalah bagaimana ATPUSI terus menjaga relevansinya di tengah perubahan zaman.

Peran tenaga perpustakaan sekolah saat ini telah berkembang jauh melampaui tugas tradisional mengelola koleksi. Di era digital, tenaga perpustakaan sekolah dituntut menjadi kurator informasi, mitra pembelajaran, fasilitator literasi digital, penggerak budaya baca, hingga pembangun komunitas belajar di sekolah. Transformasi tersebut menegaskan bahwa perpustakaan sekolah bukan lagi sekadar ruang penyimpanan buku, melainkan pusat pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi peserta didik abad ke-21.

Di sinilah tema HUT ATPUSI ke-17, “Menguatkan Peran, Menginspirasi Perubahan,” menemukan maknanya.

Menguatkan Peran berarti mempertegas posisi tenaga perpustakaan sekolah sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan. Profesionalisme, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi harus terus ditingkatkan agar perpustakaan sekolah mampu menjawab tantangan zaman.

Sementara itu, Menginspirasi Perubahan merupakan panggilan untuk terus menghadirkan inovasi dan praktik baik yang memberi dampak nyata bagi sekolah dan masyarakat. Perubahan besar dalam dunia pendidikan sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh para pengelola perpustakaan di berbagai penjuru Indonesia.

Ke depan, ATPUSI menghadapi tantangan yang tidak ringan. Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), transformasi digital, perubahan pola belajar generasi muda, serta tuntutan literasi informasi yang semakin kompleks memerlukan organisasi profesi yang adaptif dan visioner. ATPUSI perlu terus menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, dan ruang tumbuh bagi seluruh tenaga perpustakaan sekolah Indonesia.

Perjalanan 17 tahun ini juga menjadi momentum untuk mengingat bahwa kekuatan ATPUSI sesungguhnya terletak pada kebersamaan para anggotanya. Setiap perpustakaan sekolah yang berkembang, setiap program literasi yang berhasil, dan setiap peserta didik yang menemukan kecintaan terhadap membaca adalah bagian dari kontribusi besar yang telah diberikan oleh keluarga besar ATPUSI.

Dirgahayu ATPUSI ke-17.

Semoga ATPUSI terus menjadi rumah profesional bagi tenaga perpustakaan sekolah Indonesia, menguatkan peran dalam dunia pendidikan, serta menginspirasi perubahan untuk literasi dan peradaban bangsa yang lebih baik. 

 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.